‘Call’, Sebagaimana Panggilan yang Tersahuti, Ada Konsekuensi dari Setiap Tindakan Kita

Beberapa waktu lalu, di timeline saya muncul ulasan dari seorang teman yang sudah menonton film ini. Call, alias 콜. Mulanya, saya pikir film ini membahas soal perjalanan lintas waktu, karena apa yang saya tangkap dari ulasannya adalah tentang mengubah masa lalu, sehingga saya tertarik, sekalipun pemeran utamanya Park Shin-hye. Saya memiliki sentimen pribadi dengan aktris … Lanjutkan membaca ‘Call’, Sebagaimana Panggilan yang Tersahuti, Ada Konsekuensi dari Setiap Tindakan Kita

Kembalinya Conan ke Layar Kaca

SETELAH sekian lama tidak muncul di layar kaca Indonesia, akhirnya serial berusia dua dekade ini ditayangkan lagi ke rumah-rumah melalui kanal televisi swasta. Animo masyarakat sudah mulai berkobar sejak informasi penayangannya diunggah oleh akun NET TV Juli lalu. Dan, begitu NET TV mengumumkan penayangannya jatuh pada Sabtu, 5 September 2020, seisi timeline Facebook dan Twitter … Lanjutkan membaca Kembalinya Conan ke Layar Kaca

Mencoba Menyingkap Tabir

EUFORIA saya sepertinya benar-benar terfokus pada alur cerita Detektif Conan, sehingga mengunggah semangat saya untuk kembali mengoceh tentangnya. Setelah beberapa waktu yang lalu saya menyusun pos tentang Detektif Conan untuk pertama kalinya, yang berisi kesan saya akan hal-hal yang menarik dari sana, untuk kali ini, beberapa teori dan argumen saya pun menyusul, meronta ingin ditumpahkan. … Lanjutkan membaca Mencoba Menyingkap Tabir

Kesan Atas Apa yang Menahun Kubucini

ABAIKAN saja judulnya. Lama tidak menulis non fiksi sepertinya telah membuat kemampuan saya dalam menyusun judul jadi semakin tergerus saja. Intinya sih, saya sedang kepingin menulis tentang manga dan anime karya Aoyama Gosho yang satu ini: Saya berasumsi tiada manusia masa kini yang tidak tahu siapa atau apa itu Detektif Conan. Bisa dibilang, ini adalah … Lanjutkan membaca Kesan Atas Apa yang Menahun Kubucini

Kulepaskan Borgolmu, Handcuffed Heart

LAGI-LAGI, kesintingan saya membuahkan satu tulisan lagi. Kali ini, saya coba merambah genre yang sebetulnya membuat saya alergi: romans. Kendati ia sebetulnya tidak terfokus pada cinta-cintaan semata, melainkan juga persahabatan, dan kekeluargaan. Kesintingan saya masih menemui muaranya dalam kenekatan lanjutan. Setelah menghabiskan waktu selama kurang dari sebulan untuk menyusun kerangka sampai mengakhiri tulisannya, saya nekat … Lanjutkan membaca Kulepaskan Borgolmu, Handcuffed Heart

Menyoal Anak Pertama Saya: Rumpi Rumpang

MERAMPUNGKAN Rumpi Rumpang adalah hal yang cukup berat bagi saya. Ide yang semula cuma berupa fragmen-fragmen dari prompt yang diberikan dalam ajang menulis AstraFF June Challenge tahun 2018, akhirnya menemui muaranya dalam wujud novel di Storial, pada Maret 2020. Ada masa di mana saya merasa malas menyusun kerangka karena terbiasa menulis serta-merta. Ada momen di … Lanjutkan membaca Menyoal Anak Pertama Saya: Rumpi Rumpang

Secarik Cahaya dalam Suramnya Hidup Kim Ji Young 1982

SPOILER alert! Bagi penyuka adegan heroik, suspense, penuh aksi yang membuat jantung menjerit dan adrenalin ketar-ketir, film ini mungkin tidak akan pernah kaulirik. Durasi selama dua jam penayangan diisi dengan kehambaran. Datar dari awal sampai akhir. Namun, di situlah letak konfliknya. Kehambaran hidup seorang wanita bernama Kim Ji Young, seorang istri dan ibu satu putri … Lanjutkan membaca Secarik Cahaya dalam Suramnya Hidup Kim Ji Young 1982

Bidam, Kesatria yang Tersakiti

TIDAK afdol berbicara soal Mishil jika tidak menyinggung Bidam. Bidam adalah tokoh antagonis lain dalam serial Queen Seondeok yang sampai akhir tidak bisa saya benci. Alih-alih demikian, ia malah menuai simpati dari berbagai kalangan. Percayakah kamu pada pernyataan bahwa orang jahat adalah orang baik yang tersakiti? Saya percaya. Sebagian besar orang jahat adalah orang baik … Lanjutkan membaca Bidam, Kesatria yang Tersakiti

Mishil, Femme Fatale Antagonis

SALAH satu perbedaan besar antara drama Korea dengan sinetron Indonesia adalah, drama Korea biasanya menawarkan pilihan. Penonton bisa memilih untuk memihak pada tokoh siapa, dan tak membatasi diri pada pilihan protagonis atau antagonis. Sebab, kebanyakan drama Korea mengungkit kasus di mana orang jahat memiliki sisi baik atau setidaknya punya alasan yang membuat kita tidak bisa … Lanjutkan membaca Mishil, Femme Fatale Antagonis

Sebuah Kebedilan Justifikasi Hitam vs Putih dan Iblis vs Malaikat, Noir Series

Review saya untuk Novel karya Renita Nozaria, Noir 1 dan 2.