Menumpas Prokrastinasi: Fokus pada Tujuan, Blur Sisanya

DI AWAL JANUARI, saya sempat menyusun tantangan untuk diri sendiri dalam menulis fiksi selama sebulan penuh. Saya pikir saya bakal mampu merebut kembali abilitas semasa kuliah yang telah hilang seiring saya menanggalkan status mahasiswi, yaitu multitasking. Dulu, di samping bekerja pagi sampai sore dan kuliah dari sore sampai malam, saya masih bisa memanfaatkan sisa waktu … Lanjutkan membaca Menumpas Prokrastinasi: Fokus pada Tujuan, Blur Sisanya

Menjaga Pace dalam Bercerita

BERKAT membaca fiksi seorang teman, saya jadi belajar tentang istilah ini. Pacing. Ternyata, inilah unsur yang memperindah dan merapikan serta menguatkan ceritanya. Apa itu pacing? Secara harfiah, pacing berasal dari kata dasar pace yang berarti langkah. Namun, dalam kepenulisan, artinya lebih dalam. Pace bisa dikatakan sebagai tempo; seberapa cepat atau lambat sebuah adegan dalam cerita, … Lanjutkan membaca Menjaga Pace dalam Bercerita

Writerblock atau Kemalasan Menggali?

BLOG SEBELAH terabaikan. Bila diibaratkan, ruang fiksi dan puisi dalam puri kecil saya mungkin sudah dipenuhi laba-laba. Pos karya terakhir telah saya lepaskan dua bulan yang lalu. Selebihnya, saya hanya menjejalkan kutipan dan resensi buku agar blog itu tidak kelihatan tidak berpenghuni. Beberapa waktu yang lalu, seorang teman yang saya besarkan seperti anak sendiri(?) bertanya, … Lanjutkan membaca Writerblock atau Kemalasan Menggali?

Ketika Menyendiri

ME TIME, momen menyenangkan diri sendiri, merupakan momen krusial bagi seseorang untuk beristirahat dari aktivitas sehari-hari dan menyediakan waktu bagi diri sendiri. Melepaskan diri dari anak, suami, istri, tetangga, kerabat, rekan kerja, bahkan sahabat. Intinya, menyendiri. Masing-masing orang punya kegiatan sendiri yang bisa dilakukan ketika me time. Mulai dari belanja cantik, menyambangi salon atau spa, … Lanjutkan membaca Ketika Menyendiri

Makna Menulis

SAYA LUPA kapan tepatnya mulai mencoba merangkai kata dan menuangkannya dalam tulisan. Saya memang sudah menyukai tugas mengarang dan pelajaran Bahasa Indonesia, mungkin sejak saya tahu apa itu mengarang. Namun, saya ingat dengan jelas diary pertama yang saya jadikan media untuk karya-karya yang masih sangat hijau, baik dari segi ide, maupun kepenulisan. Buku itu berwarna … Lanjutkan membaca Makna Menulis